Latar Belakang: Situasi banjir di Provinsi Hunan belakangan ini sangat parah. Sejak bulan Juni, akibat hujan lebat yang terus-menerus, banyak wilayah di provinsi tersebut dilanda banjir. Hingga pukul 18.00 pada tanggal 8, bencana ini telah berdampak pada 356.000 orang di berbagai kota, prefektur, kabupaten, dan kecamatan. Sebanyak 1.800 rumah tangga dengan 4.050 unit rumah telah runtuh atau rusak; luas lahan pertanian yang terdampak mencapai 9.200 hektar, dan kerugian ekonomi langsung mencapai 2,58 miliar yuan. Hal ini telah memberikan pukulan berat bagi kehidupan masyarakat dan perkembangan ekonomi.

RPersyaratan:Sistem ini dapat memantau ketinggian air sungai dan waduk secara real-time serta mengeluarkan peringatan dini.
Solusi: Dalam situasi ini, nilai dari alat ukur ketinggian KACISE menjadi semakin menonjol. Alat ukur ketinggian ultrasonik/radar KACISE, dengan memanfaatkan teknologi sensor canggihnya, mampu melakukan pemantauan komprehensif dan berkelanjutan secara real-time terhadap ketinggian air sungai, danau, serta waduk. Baik pada hari-hari biasa maupun saat keadaan darurat ketika menghadapi ancaman banjir, alat ini dapat secara akurat mendeteksi setiap perubahan sekecil apa pun pada ketinggian air, sehingga menyediakan data ketinggian air yang sangat presisi kepada instansi terkait. Data yang akurat ini berfungsi sebagai “otak cerdas” untuk peringatan dini banjir. Data tersebut dapat membantu petugas dalam memprediksi risiko banjir secara lebih akurat, sehingga memungkinkan mereka untuk segera merumuskan strategi pengendalian banjir yang ilmiah dan efektif serta melindungi nyawa dan harta benda masyarakat.
