The Sensor Klorofil Serat Optik KWS-400 adalah alat presisi yang digunakan untuk pemantauan kualitas air. Panduan ini memberikan penjelasan langkah demi langkah mengenai kalibrasi titik nol, titik satu, dan titik dua agar sensor Anda dapat memberikan data yang akurat dan real-time.

1. Pra-Kalibrasi Sensor Klorofil & Pengaturan Pemasangan Kabel

Sebelum memulai proses kalibrasi, pastikan sensor telah dipasang dengan benar dan terhubung ke komputer Anda.

  • Definisi Pemasangan Kabel: Sambungkan kabel sensor ke konverter USB dengan menggunakan kode warna berikut:
    • Merah: Tegangan VCC.
    • Putih: 485B.
    • Hijau: 485A.
    • Hitam: Tanah dan Perisai.
  • Tenaga: Colokkan adaptor daya ke stopkontak 220 V, lalu sambungkan konverter USB ke komputer Anda.
  • Pembersihan Otomatis: Perlu diperhatikan bahwa sensor tersebut sikat pembersih akan aktif secara otomatis begitu dialiri arus listrik.

2. Prosedur Kalibrasi Titik Nol

Langkah ini sangat penting untuk menetapkan nilai acuan di lingkungan yang bebas klorofil.

  1. Lingkungan: Letakkan sensor di tengah sebuah botol cokelat berisi air deionisasi.
  2. Pengaturan Perangkat Lunak: Buka perangkat lunak kalibrasi, lalu klik “Terhubung” dan “Pengukuran”.
  3. Hapus Gelembung: Centang kotak “Wiper” dan klik “Putar Wiper” untuk menghilangkan gelembung udara dari jendela pengukuran, lalu klik "stop".
  4. Jalankan: Buka halaman “Kalibrasi” dan pilih “Titik Nol”.
  5. Verifikasi: Tunggu hingga nilainya stabil, lalu klik OK. Pastikan bahwa nilai yang diukur mendekati 0 μg/L.

3. Prosedur Kalibrasi Satu Titik

Kalibrasi satu titik digunakan untuk menyesuaikan kemiringan sensor dengan menggunakan standar yang diketahui.

  1. Larutan Standar: Letakkan sensor di dalam botol berwarna cokelat yang berisi Larutan standar Rodamine WT 2 mg/L.
  2. Hapus Gelembung: Gunakan fungsi “Rotate Wiper” dalam perangkat lunak tersebut untuk memastikan tidak ada gelembung udara yang mengganggu hasil pembacaan.
  3. Tentukan Parameter: Lihat tabel suhu-klorofil Rodamine WT. Pada suhu 20°C, nilai yang sesuai adalah 227.1. Masukkan 227.1 sebagai nilai solusi pertama dalam perangkat lunak.
  4. Kalibrasi: Klik “Satu Poin” dan tunggu hingga hasil pengukuran stabil.
  5. Langkah Terakhir: Setelah kalibrasi, bilas sensor dengan air deionisasi untuk mempersiapkannya agar siap diimplementasikan atau menjalani pengujian lebih lanjut.

4. Prosedur Kalibrasi Dua Titik (Presisi Maksimum)

Untuk mendapatkan hasil yang paling akurat, metode dua titik melakukan kalibrasi baik pada titik nol maupun titik rentang tinggi.

  • Titik 1 (Nol): Lakukan prosedur titik nol dengan menggunakan air deionisasi. Atur nilai larutan pertama menjadi 0 di dalam perangkat lunak.
  • Pembersihan Sementara: Lepaskan sensor tersebut, lalu keringkan secara menyeluruh dengan sebuah kain bebas debu untuk mencegah kontaminasi silang.
  • Poin 2 (Kemiringan): Letakkan sensor di dalam Larutan Rodamine WT 2 mg/L. Tetapkan nilai solusi kedua menjadi 227.1.
  • Penyelesaian: Klik “Dua Poin”, tunggu hingga stabil, dan pastikan kalibrasi berhasil.

5. Pertanyaan yang Sering Diajukan

T: Larutan apa yang digunakan untuk kalibrasi sensor klorofil?

A:Kalibrasi biasanya memerlukan air deionisasi untuk titik nol dan sebuah Larutan Rodamine WT 2 mg/L untuk titik kemiringan (penyesuaian skala).

T: Mengapa saya perlu memutar wiper sebelum kalibrasi?

A:Memutar wiper merupakan langkah penting untuk menghilangkan gelembung udara dari jendela pengukuran sensor, yang jika tidak diperhatikan dapat menyebabkan kesalahan pembacaan yang signifikan.

T: Berapa nilai klorofil dari 2 mg/L Rodamine WT?

A:Pada suhu standar 20°C, larutan Rodamine WT dengan konsentrasi 2 mg/L setara dengan nilai klorofil sebesar 227,1 μg/L