1. Latar Belakang Proyek

2. Sensor Level Radar - Pemantauan tingkat cairan selama musim banjir

2. Tantangan dalam Pengukuran

Pemantauan ketinggian air pada musim banjir umumnya menghadapi masalah-masalah berikut:

TantanganDeskripsi
Perubahan tingkat yang cepatPermukaan air dapat naik secara tajam dalam waktu singkat
Lingkungan yang kerasHujan, kabut, busa, debu, dan suhu ekstrem
Daerah terpencilTidak ada listrik dari jaringan atau komunikasi kabel
Risiko keselamatanPemeriksaan manual saat badai sangat berbahaya

3. Solusi

Sistem ini menggunakan struktur tiga lapis yang sederhana: Sensor Radar + DTU 4G + Platform Awan, sehingga membentuk solusi pemantauan otomatis yang lengkap.

Kotak Sensor Level Radar

3.1 Konfigurasi Peralatan

LapisanPerangkatFungsi
PersepsiSensor level radarPengukuran ketinggian air tanpa kontak
TransmisiDTU 4GPengunggahan data nirkabel
PlatformPlatform awanPemantauan, peringatan, penyimpanan data

3.2 Proses Pelaksanaan

  1. Pasang sensor level radar di atas permukaan air (jembatan, dinding waduk, atau braket).
  2. Hubungkan sensor ke 4G DTU melalui RS485 dan berikan daya menggunakan baterai atau tenaga surya.
  3. Daftarkan perangkat tersebut di platform cloud dan periksa transmisi datanya.
  4. Atur interval pelaporan dan ambang batas alarm dari jarak jauh.
  5. Mulai operasi jangka panjang tanpa pengawasan.

Tidak diperlukan pemasangan kabel yang rumit atau perawatan yang sering.


4. Hasil Proyek

Setelah diimplementasikan, sistem tersebut berhasil beroperasi secara stabil selama musim banjir:

KUS660 untuk PC
  • Pemantauan ketinggian air secara terus-menerus 24 jam sehari, 7 hari seminggu
  • Pengunggahan data secara real-time dengan koneksi 4G yang stabil
  • Waktu respons alarm ≤10 detik setelah ambang batas terlampaui
  • Pemeriksaan manual berkurang secara signifikan
  • Keselamatan personel meningkat secara signifikan

Pengukuran radar tetap stabil bahkan dalam kondisi hujan, kabut, dan buih.


5. Kesimpulan

Solusi pemantauan ketinggian air tanpa pengawasan ini memenuhi persyaratan utama pengendalian banjir dari akurasi, respons waktu nyata, dan keselamatan. Dengan menggabungkan pengukuran ketinggian menggunakan radar, transmisi nirkabel, dan sistem peringatan dini berbasis cloud, pemantauan banjir beralih dari inspeksi manual menjadi sistem peringatan dini otomatis.

Solusi ini cocok untuk sungai, waduk, saluran banjir, dan sistem drainase perkotaan, dan dapat segera dioperasikan untuk penggunaan jangka panjang. Dengan dukungan data yang andal dan perawatan yang minimal, sistem ini memberikan manfaat praktis bagi pencegahan banjir dan pengelolaan ketinggian air.