1. Masalah Latar Belakang
Sebuah perusahaan pembangkit listrik tenaga air di barat daya Tiongkok perlu memeriksa struktur bawah air dari bendungan beton yang berusia 50 tahun. Bendungan tersebut mengalami kebocoran ringan dan memerlukan pemeriksaan terperinci terhadap permukaan bawah airnya, termasuk:
- Memeriksa adanya retakan dan erosi pada permukaan bendungan
- Pengukuran ketebalan endapan sedimen
- Memverifikasi kondisi pintu air dan katup bawah air
- Mendeteksi puing-puing yang terendam yang berpotensi memengaruhi aliran air
- Penilaian integritas struktur penguat bawah air
Tim inspeksi menghadapi berbagai kendala dalam menggunakan metode tradisional, yang memakan waktu, memerlukan operasi penyelaman yang ekstensif, dan menghasilkan data dengan tingkat akurasi yang terbatas.

2. Analisis Masalah
Proyek inspeksi bendungan tersebut menghadirkan beberapa tantangan teknis:
- Kejernihan air yang bervariasi: Air keruh dengan jarak pandang kurang dari 2 meter
- Rentang kedalaman yang luas: Dari kedalaman 3 meter di dekat permukaan hingga kedalaman maksimum 48 meter
- Geometri kompleks: Permukaan yang tidak rata dengan struktur yang menonjol dan lekukan
- Persyaratan presisi: Diperlukan tingkat akurasi ±0,51 TP3T untuk mendeteksi retakan dan cacat kecil
- Masalah keselamatan: Meminimalkan paparan penyelam terhadap lingkungan bawah air berisiko tinggi
- Pencatatan data: Persyaratan dokumentasi terperinci mengenai pengukuran untuk analisis teknik
Metode inspeksi tradisional yang menggunakan penyelam dengan pita pengukur dan kamera tidak memadai untuk proyek ini karena luasnya area yang harus diperiksa serta kebutuhan akan pengukuran yang akurat.
3. Solusi
Tim teknik memilih Alat pengukur kedalaman ultrasonik portabel KWD100 bersama dengan Sensor jarak bawah air KUS-W50 untuk mengatasi tantangan-tantangan ini. Kombinasi ini memberikan:

3.1 Konfigurasi Sistem
| Komponen | Model | Jumlah | Aplikasi |
| Alat Pengukur Kedalaman Ultrasonik Portabel | KWD100 | 2 | Pemetaan kedalaman menyeluruh dan pengukuran umum |
| Sensor Jarak Bawah Air | KUS-W50 | 4 | Pemeriksaan struktural terperinci dan pengukuran cacat |
| Kamera Bawah Air | Kustom | 2 | Verifikasi visual terhadap anomali yang terdeteksi |
| Perekam Data | Kustom | 1 | Pencatatan data yang disinkronkan dengan waktu dan posisi |
| Kabel Perpanjangan | 30 m | 4 | Memperluas jangkauan sensor hingga kedalaman maksimum |
3.2 Spesifikasi Utama Produk
| Parameter | KWD100 | KUS-W50 |
| Rentang Pengukuran | 0,7–100 m | 0,6–100 m |
| Akurasi | ±0,51 TP3T | ±0,51 TP3T |
| Frekuensi Operasi | 200 kHz | 200 kHz |
| Area Buta | 0,7 m | 0,6 m |
| Komunikasi | ModBus | RS485 |
| Catu Daya | Baterai Li-ion 18650 | 10,8–26,4 V DC |
| Tingkat Perlindungan | IP67 | IP68 |
| Berat | 0,8 kg | 0,5 kg |
3.3 Rincian Pelaksanaan
Proses pemeriksaan tersebut meliputi:
- Survei awal: Menggunakan KWD100 untuk membuat profil kedalaman umum pada seluruh permukaan bendungan
- Pemeriksaan terarah: Pemasangan sensor KUS-W50 untuk mengukur area-area tertentu yang menjadi perhatian
- Integrasi data: Menggabungkan pengukuran jarak dengan data visual dari kamera bawah air
- Pembuatan laporan: Menyusun laporan teknik terperinci yang memuat data pengukuran dan gambar
Alat KWD100 digunakan untuk pengukuran cepat dan portabel dari kapal dan anjungan, sedangkan sensor KUS-W50 dipasang pada kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV) untuk inspeksi terperinci pada area-area tertentu.
4. Hasil
Proyek inspeksi tersebut membuahkan hasil yang signifikan:

4.1 Data Kinerja
| Jenis Pengukuran | Kesalahan Rata-rata | Kesalahan Maksimum |
| Pemetaan Kedalaman Umum (KWD100) | 0.4% | 0.8% |
| Pengukuran Cacat Struktur (KUS-W50) | 0.3% | 0.6% |
| Pengukuran Ketebalan Sedimen | 0.5% | 0.9% |
| Pengukuran Jarak Bebas Gerbang | 0.2% | 0.5% |
4.2 Manfaat Operasional
- Waktu pemeriksaan berkurang sebesar 65% dibandingkan dengan metode menyelam tradisional
- Paparan terhadap penyelam diminimalkan dengan 80% pengukuran yang dilakukan dari jarak jauh
- Akurasi data meningkat dengan ketelitian pengukuran ±0,51 TP3T yang konsisten
- Dokumentasi lengkap dengan 3.200 pengukuran yang dilakukan di area seluas 12.000 m²
- Deteksi dini terdiri dari 17 cacat struktural yang sebelumnya tidak diketahui dan memerlukan penanganan
5. Kesimpulan
Sejak saat itu, solusi ini telah diadopsi sebagai metode inspeksi standar dalam program pemeliharaan bendungan perusahaan, dengan rencana untuk memperluas penggunaannya ke proyek-proyek infrastruktur air lainnya.
Untuk detail teknis lebih lanjut, diagram pengkabelan, atau panduan pemilihan model, silakan klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut atau menghubungi tim teknis kami.
